Massa dan Berat

Massa dan Berat merupakan dua besaran yang berbeda. Namun dalam keseharian kita, kata “berat” lebih populer dibanding kata “massa”.  Besaran massa (satuan kg) dalam kehidupan sehari-hari dikenal sebagai berat. Padahal kg adalah satuan massa.

Massa adalah sifat intrinsik suatu materi dalam kaitannya dengan gaya  grafitasi. makin besar massa suatu materi, maka makin besar pula pengaruhnya terhadap grafitasi, baik grafitasi yang dapat dihasilkannya maupun grafitasi yang mempengaruhinya.

Massa dapat juga disebut kelembaman, yaitu kecenderungan untuk mempertahankan keadaannya. Makin besar massa suatu materi, maka makin besar pula kecenderungan materi tersebut untuk tetap pada keadaannya (misalnya: keadaan diam, keadaan bergerak, dll)

Berat merupakan jenis gaya. yaitu gaya yang terjadi pada suatu materi/benda akibat interaksi massa yang dimiliki benda tersebut dengan percepatan grafitasi,. berat tidak sama dengan massa. massa satuannya kg (kilogram), sedangkan berat satuannya N (newton)

Massa suatu benda nilainya selalu sama/tetap, di manapun massa benda tersebut diukur. sedangkan berat suatu benda tergantung percepatan grafitasi di daerah tempat benda tersebut diukur. makin besar percepatan grafitasi, makin besar pula berat benda.

Massa benda diukur menggunakan neraca tuas/neraca torka. prinsipnya yaitu membandingkan massa suatu benda yang sudah diketahui dengan benda lain yang massanya diukur. menggunakan alat ukur ini hanya dapat dilakukan di tempat yang memiliki grafitasi.

Neraca pegas tidak mengukur massa, tetapi mengukur berat. Alat ukur massa yang menggunakan prinsip pegas, pada dasarnya mengukur berat, akan tetapi skala ukurnya telah dikalibrasi (disesuaikan) sehingga sebanding dengan ukuran massa. Alat ukur Neraca Pegas ini hanya dapat digunakan dengan baik di tempat dengan besar grafitasi yang sama dengan tempat dimana alat tersebut dikalibrasi, jika digunakan untuk mengukur massa di tempat dengan grafitasi yang berbeda, maka hasil ukurnya akan menyimpang.

Untuk membuktikan sesuai atau tidaknya mengukur massa menggunakan alat ukur neraca tuas dengan neraca pegas ini, dapat dilakukan pengukuran massa dan berat dalam lift yang sedang bergerak. gunakan neraca tuas, gunakan juga neraca pegas, bandingkan. jika hasil ukur yang dilakukan dalam lift yang bergerak tidak sama dengan hasil ukur sebelumnya (saat keadaan normal, yaitu saat diukur dalam keadaan diam), maka neraca yang digunakan tersebut tidak mengukur dengan benar.. catatan: saya sendiri belum pernah mencoba pembuktian ini… silahkan mencoba..🙂 ..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: